Berumah tangga itu ibarat ngopi

Berumah tangga itu ibarat ngopi

NASEHAT KEHIDUPAN

Santridasi.com – Berumah tangga itu ibarat ngopi. Takarannya gak melulu pas. Kadang manisnya lebih terasa, suatu waktu pahitnya pun dominan.

Jangan kau hindari. Nikmati saja hingga suatu saat kau terbiasa.

Ketika rumah tanggamu sudah jadi candu bagimu, maka percayalah bahwa gak ada regukan yang lebih nikmat di luar sana.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Harga kopi di kafe tentu beda dengan harga kopi di warung, meski rasanya sama.

Karena yg dibeli sebenarnya bukan semata-mata kopinya, melainkan suasananya.

Karena itu mahalkanlah suasana rumah tanggamu. Buatlah berkualitas setiap waktu kebersamaanmu.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Jika kau hanya mau manisnya saja, jangan ngopi, tapi minumlah sirup. Sirup adalah rasa manis yang dinikmati oleh mereka yang memutuskan pilihan hidup single.

Gak ada pilihan lain selain manis. Memang manis, tapi tentu saja gak senikmat kopi.

Demikian pula jika kau hanya menikmati sensasi pahitnya saja. Jangan ngopi, tapi minumlah jamu. Nah itulah jomblo.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Para pengopi adalah orang-orang yang terlatih dalam menakar hidup. Istri pemasak airnya, suami baristanya.

Dibutuhkan kerja sama yg cermat mulai dari proses hingga hasil.
Orang-orang hanya boleh melihat asap yg mengepul dan aroma yang wangi, tanpa perlu tau gimana berantakannya dapurmu.

Baca juga: Bahayanya menceritakan aib orang lain dan balasan yang akan kita dapat

Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Soal rasa yang utama. Nikmatnya ada di permukaan, ampasnya cukup kau sembunyikan, jika perlu endapkan hingga ke dasar terdalam gelasmu.

Jangan kau umbar pada siapapun bahkan ke orang-orang terdekatmu.
Jika rumah tanggamu ibarat kafe besar, tentu saja konyol membagi rahasia racikanmu.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Kadangkala ada pihak ke tiga yg mencampuri, otomatis menambah gurih, tapi bisa pula sebaliknya.

Taruhlah seperti krimer atau susu. Jika krimer atau susunya kebanyakan, maka berpotensi mengurangi kenikmatan.

Krimer itu bisa berwujud saudara atau ipar-ipar, sementara susu itu anggap saja mertua.

Campuran lain yg mematikan adalah sianida. Kalo yg ini sudah pasti mantan. Maka buang jauh-jauh. Pastikan gelasnya bersih sebelum menuang kopi yg baru.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Kau tentu gak sudi jika ada yg mencoba mengaduk kopi di gelas istrimu. Tapi sebaiknya kembalikan juga pada dirimu, apa kau yakin gak pernah menikmati adukan kopi yang lain?

Demikianlah cemburu. Akarnya adalah ketidaknyamanan.
Jangan sepelekan selingkuh-selingkuh kecil, karena ia adalah awal pengkhianatan terhadap kasih sayang.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Jangan berharap kesempurnaan pada segelas kopi yang murahan.
Jangan menuntut berlebihan, jika kau sendiri main belakang.

Semoga bermanfaat untuk kita semua..
Hasil diskusi kajian fiqih dan kitab kuning grup DASI bisa pembaca kunjungi di Benangmerahdasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.