Fathimah az Zahra

Fathimah az Zahra Wanita Penghuni Surga

SEJARAH ISLAM

Santridasi.com – Fathimah az Zahra adalah putri Rosulullah Saw. Dari Khodijah Dia menjadi penganut islam sejak lahir. Yaitu sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi.

Rosulullah Saw menikahkan Fathimah az Zahra dengan Ali bib Abi tholib setelah perang badar pada Tahun ke 2 setelah hijrah. Dengan pernikahannya dengan Ali bib Abi tholib, fathimah melahirkan Hasan dan Husain Ra.

Fathimah meninggal dunia setelah enam bulan kewafatan Nabi Muhammad Saw. Ada yg berpendapat delapan bulan setelah kewafatan Nabi Muhammad Saw.

Ada pula yang berpendapat tiga bulan setelah kewafatan Nabi Saw.

Keutamaan Fathimah dibanding Wanita lainnya baik pada masanya maupun setelahnya, sebagaimana disabdakan Nabi Muhammad Saw

“Sesungguhnya fatimah adalah Wanita terbaik di seluruh Dunia selain Maryam.”

Hal ini karena Fathimah ikut berjuan bersama Nabi Muhammad Saw.
Sedangkan putri rosulullah yang lain meninggal dunia ketika Rosulullah masih hidup.

Dan Rosululloh meninggal ketika Fathimah masih hidup.

Baca juga: Waliyullah perempuan dalam kitab tobaqotul kubro

Di Antara hadits yang menunjukkan bahwa Fathimah akan masuk surga adalah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra.

Dia berkata:

“Fathimah az zahra datang dengan berjalan kaki seperti jalannya Nabi Muhammad Saw. Kemudian Beliau menyambutnya seraya berkata.

“Selamat datang wahai Putriku.” Lalu Rosululloh mendudukkannya di Samping Kanan beliau atau di Samping kirinya.

Kemudian Beliau membisikkan sesuatu kepadanya yg membuat Fatimah menangis. Aku bertanya kepadanya.

“Mengapa kamu menangis??.”

Kemudian Rosululloh membisikkan sesuatu lagi kepadanya yg membuatnya tertawa.

Fatimah berkata

“Aku tak pernah mendapati hari seperti ini yg membuatku bahagia sekaligus sedih.
Aku bertanya bertanya kepadanya

“Apa perkataan Rosululloh tadi??.”
Fathimah menjawab

“Aku tidak akan mengatakannya kecuali setelah Rosululloh meninggal.”
Setelah Rosululloh meninggal fatimah menjawabnya

“Rosululloh Saw membisikkan sesuatu kepadaku bahwa jibril membacakan Al Qur’an setahun sekali dan dua kali.

Serta mengabarkan bahwa ajalku telah dekat dan Kamu adalah keluargaku yg pertama kali akan menyusulku. Lalu Akupun menangis.

Setelah itu Rosululloh Saw berkata kepadaku. “Tidakkah kamu rela untuk menjadi pemuka penghuni surga dan pemuka Wanita Muslim??.”

Lalu akupun tertawa.”

(Ibnu hajar Al asqolani, fathul bari sharh sahih Al- Bukhori juz 11)

Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Hasil diskusi kajian fiqih dan kitab kuning grup DASI bisa pembaca kunjungi di Benangmerahdasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.