Mbah Kiyai Zainuddin

Mbah Kiyai Zainuddin guru para ulama’ Nusantara (Ponpes Loceret)

Santridasi.com – Mbah Kiyai Zainuddin adalah ulama besar Nusantara yang “paling tidak terekspose” bila dibanding dengan ulama-ulama seangkatannya semisal, Syekh Nawawi al-Bantaniy, Syekh Sholeh Darat (guru beliau), Syekh Kholil Bangkalan, KH. Dimyathi Tremas Pacitan, Syekh Asnawi Kudus. Mbah Kiyai Zainuddin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mojosari, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur generasi ke 7. Pondok Pesantren Mojosari […]

Baca Selengkapnya
Tiga Purnama Nusantara

Tiga Purnama Nusantara dan Sejarahnya

Santridasi.com – Tiga Purnama Nusantara dari sebuah generasi platinum telah menunjukkan keteladanan yang tak ternilai bagi kita. Mereka bertiga adalah manusia ajaib yang pernah Gusti Allah anugerahkan untuk bangsa Indonesia. Hadlrotusy Syaikh Mbah Wali Hasyim Asy’arie Beliau pengobar perlawanan terhadap penjajah yang hendak kembali menancapkan kuku bengisnya. Melalui Resolusi Jihad, tentara Sekutu sebagai pemenang Perang […]

Baca Selengkapnya
Mbah Muslim Imampuro

Pesan Mbah Muslim Imampuro Klaten Kepada Santri dan Kiyai

Santridasi.com  – Sebuah Pesan Mbah Muslim Imampuro Klaten Kepada Santri dan Kiyai, yang harus kita teladani. Asbak beling di depannya mendadak dicomotnya, lalu dilemparkan. Mbah Lim tiba-tiba mendekati wartawan majalah Tempo dan menjewer kuping sang wartawan berkali-kali. “Kalau santri-kiai nggladrah (tak jelas), bagaimana nanti NKRI? Kalau santri-kiai sudah bengkok kiblatnya, bagaimana nasib RI dan isinya? […]

Baca Selengkapnya
Kang Said

Mengenal lebih dekat Kang Said atau Prof. Dr. KH Said Aqiel Siradj

Santridasi.com – Sejak dulu, Kang Said atau Kiai Said (lengkapnya Prof. Dr. KH Said Aqiel Siradj), Ketua Umum PBNU, adalah salah satu tokoh dan sarjana Muslim Indonesia yang saya kagumi. Sebutan “kang” ini sangat familiar di pesantren-pesantren tradisional khususnya yang berafiliasi ke NU. Tak perduli ia santri senior atau santri yunior, panggilannya tetap “kang”. Panggilan […]

Baca Selengkapnya
NU Ibarat Mustika

NU Ibarat Mustika digosok semakin mengkilat dipecah semakin tersebar

Santridasi.com – Dawuh Gus Miek NU Ibarat Mustika digosok semakin mengkilat dipecah semakin tersebar Gus Miek nembe mawon ngendikan : “NU niku ibarate batu mustika semakin digosok semakin mengkilat dipecah pun semakin tersebar” (NU itu ibarat mustika semakin di gosok semakin mengkilta dipecah pun semakin tersebar) Nahldatul Ulama’ (NU) niku tempatipun poro waliyullah asli Tanah Nusantara […]

Baca Selengkapnya