Perningkahan KH Bisri Syansuri

Kisah Perningkahan KH Bisri Syansuri dan Nyai Noor Khadijah

Sejarah Ulama Nusantara TOKOH ASWAJA

Santridasi.com – Antara Tambakberas -Denanyar, Sebuah kisah Perningkahan KH Bisri Syansuri dan Nyai Noor Khadijah.

A. Wahab dan M. Bisri adalah teman mondok yang nyaris tak pernah akur. Wahab yang kuat dalam Ilmu Ushul terkesan longgar fikihnya, sedangkan Bisri yang kokoh dalam Ilmu Fiqih tampak ketat hukumnya.

Sering kedua santri ini dari habis Isya’ sampai Shubuh ngotot-ngototan, tapi tak usai bahasannya.

Memang benar mereka itu lawan debat, tapi sebenarnya mereka juga kawan berjuang. Wahab tahu, bahwa Bisri yang ngeyelan ini kelak akan jadi mitra yang tangguh. *Maka bagaimana cara mengikatnya?*
—-====—-====—-

Suatu hari…

“Sampeyan mau naik haji?” ujar Wahab.

“Ya jelas mau”, sahut Bisri, “Tapi fikir-fikir dulu saya ini.”_

“Berangkat ya bareng aku. Tenang, insya Allah aku yang mbayari.”

“Yang benar?”

“Iya…”

Maka merekapun berjanji berangkat bersama dengan kapal dari Pelabuhan Surabaya.

Di hari yang disepakati pada suatu Syawal, merekapun bertemu di pelabuhan Surabaya.

Tiba tiba Wahab bilang ke Bisri
“Sepurane yoo.”, ujar Wahab, “Sampeyan berangkat sendiri ya, biaya tetep aku yang nraktir. Aku ada urusan lain yang tidak bisa ditinggal.”

Mbah Bisri diam, mikir  “Ada maksud apa Wahab ini..?.”

“Terus sekalian titip adikku ya. Ini Dik Khadijah juga mau naik haji.”
Kata Wahab mengagetkan Bisri.

“Wah…”,_ sahut Mbah Bisri.

“Kenapa?”

“Lha ajnabi itu. Masak dititipkan?”

“Ya sudah… Dihalalkan saja ya.. Ini sudah kusiapkan maharnya, juga aku bawa saksinya. Kalian akad nikahan di sini saja, sebelum berangkat…

Wis bismillah, aku Walinya Dek Khadijah.”

“Mati akuuu…!!!”, gerutu Bisri menepok jidat. Dan pasangan Bisri-Khadijah pun menikah.

Perningkahan KH Bisri Syansuri Menjadi keluarga berkah, penuh sakinah, diguyuri mawaddah, dianugerahi rahmah.

Bahagia sekali Wahab punya adik ipar seperti Bisri. Kelak mereka berdua merupakan mitra yg dahsyat membangun Nahdhatoel Oelama di sisi Hadhratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari.

Lahum al-Fatihah…..

Semoga kisah ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk kita semua.
Hasil kajian diskusi grup  DASI bisa pembaca kunjungi di Benangmerahdasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.